Rabu, 17 Oktober 2012

Dampak Negatif Penggunaan Komputer Secara Berlebihan



Di zaman sekarang ini kita dituntut untuk peka terhadap teknologi. Bahkan kita juga harus pandai - pandai untuk menguasainya. Hal ini dapat dimulai dari penggunaan komputer sebagai pembelajaran teknologi dasar. Namun, sebelum mempelajarinya kita harus mengenali apa saja perangkat-perangkatnya dan apa dampak / pengaruh positif maupun negatifnya.

Dalam posting ini, saya hanya akan membahas dampak negatifnya saja. Karena, menurut saya hal ini harus sangat diperhatikan agar kita bisa menggunakan komputer, namun tetap memperhatikan dampak buruknya bagi diri si Pengguna ( Brainwarenya ).

Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3), adalah suatu aspek yang harus pertama kali menjadi perhatian dalam melakukan setiap kegiatan apapun, termasuk ketika bekerja menggunakan komputer. Penelitian telah mengungkapkan bahwa bekerja dengan komputer dapat menyebabkan gangguan kesehatan bahkan keselamatan. Oleh karena itu, K3 merupakan aspek yang harus menjadi perhatian apabila bekerja dengan komputer.

Penelitian yang sudah dilakukan menyimpulkan bahwa pengguna komputer dapat menderita nyeri kepala, nyeri otot, dan tulang terutama bahu, pergelangan tangan, leher, punggung, dan pinggang bagian bawah. Selain itu, pengguna komputer juga masih dapat terserang penyakit lain seperti kesemutan, badan bengkak, anggota badan kaku, sakit ginjal, mata merah, berair, nyeri, dan bahkan gangguan penglihatan.

Posisi tubuh, posisi peralatan komputer, pencahayaan ruangan, dan kondisi lingkungan sangat mempengaruhi kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan saat bekerja dengan komputer.

Kita menyadari bahwa komputer yang digunakan berhubungan dengan listrik yang bertegangan tinggi. Maka dengan itu harus berusaha mencegah terjadinya resiko tersengat listrik. Untuk itu harus mengatur kabel-kabel listrik sedemikian rupa sehingga terhindar dari sengatan listrik, juga harus memperhatikan kabel-kabel dari kemungkinan terjadinya arus pendek yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran dan rusaknya peralatan komputer.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk terhindar resiko bekerja dengan komputer adalah sebagai berikut :

Aturlah posisi tubuh ketika bekerja menggunakan komputer sehingga merasa aman;
Aturlah posisi perangkat komputer dan ruangan sehingga merasa nyaman;
Makan, minum dan beristirahatlah yang cukup. Jangan menahan-nahan membuang air kecil karena terlalu asyik bekerja menggunakan komputer;
Sesekali gerakanlah badan untuk mengurangi ketegangan otot dan pikiran. Olah ragalah secara teratur;
Sesekali alihkan pandangan ke luar ruangan untuk relaksasi mata.

Mengatur Posisi Tubuh

Bahwa posisi tubuh saat bekerja dengan komputer sangat berpengaruh terhadap kesehatan. Dengan mengetahui posisi tubuh yang memenuhi syarat K3, maka dapat mengatur posisi komputer dan penunjang agar dapat memberikan rasa nyaman.

Posisi Kepala Leher

Pada saat bekerja dengan komputer, posisi kepala dan leher harus tegak dengan wajah menghadap langsung ke layar monitor. Leher tidak boleh membungkuk atau mengadah, karena hal ini dapat menyebabkan sakit pada leher.

Posisi Punggung

Posisi punggung yang baik saat menggunakan komputer adalah posisi punggung yang tegak, tidak miring ke kanan / ke kiri, tidak membungkuk dan tidak bersandar terlalu miring ke belakang. Untuk mendapatkan posisi duduk yang baik dan nyaman.

Posisi Pundak

Posisi pundak yang baik adalah posisi pundak yang tidak terlalu terangkat dan tidak terlalu ke bawah. Bila otot di bahu masih terasa tegang, ini berarti posisi bahu masih belum benar.

Posisi Lengan dan Siku

Posisi lengan yang baik adalah apabila dapat mengetik dan menggunakan mouse dengan nyaman. Masing-masing orang mempunyai posisi nyaman tersendiri. Posisi lengan yang baik adalah bila tangan berada disamping badan, dan siku membentuk sudut yang lebih besar dari 90 derajat.

Posisi Kaki

Pada saat bekerja dengan komputer, kaki harus dapat diletakkan di lantai atau sandaran kaki dengan seluruh tapak kaki menyentuh lantai dan siku yang membentuk sudut tidak kurang dari 90 derajat.

1. Monitor

Monitor pada umumnya menggunakan tabung gambar (CRT) yang dapat memancarkan intensitas cahaya yang cukup tinggi untuk diterima oleh mata manusia. Oleh karena itu, bagian dari perangkat ini harus memiliki layar anti radiasi, agar mata terhindar dari kerusakkan.

Untuk mengurangi keluhan pada mata, ada yang beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Letakkan monitor sedemikian rupa di ruangan sehingga layar monitor tidak memantulkan cahaya dari sumber cahaya lain;
Letakkanlah monitor lebih rendah dari garis horizontal mata, agar tidak terlalu mengadah atau menunduk;
Aturlah monitor agar tidak terlalu terang dan gelap;
Sering-seringlah mengedipkan mata untuk menjaga mata agar tidak kering. Sesekali memandang jauh ke luar ruangan.

2. CPU (Central Processing Unit)

Bagian dari perangkat komputer ini tidak boleh langsung bersentuhan dengan tangan (basah) karena aliran listrik yang ada di CPU dapat menyengat manusia.

Tangan yang basah baik oleh air / keringat tidak boleh langsung bersentuhan dengan CPU;
Aliran listrik pada CPU dapat menimbulkan sengatan.

3. Kabel Komputer

Bagian perangakat dari komputer ini harus dihindari dari air, karena dapat menyebabkan hubungan singkat (korsleting). Hubungan singkat ini dapat menyebabkan kebakaran.

4. Keyboard

Penelitian menunjukkan bahwa posisi keyboard merupakan salah satu faktor penyebab nyeri otot dan persendian. Penyebab nyeri otot dan tulang yang disebabkan oleh keyboard adalah penggunaan jari-jari tertentu saja dalam waktu yang lama.

Hindari tumpahnya air pada keyboard yang dapat menyebabkan :

Keyboard hang / rusak;
Keyboard berlumut kekuning-kuningan dan tidak indah;
Hubungan singkat (korsleting).