Dampak Negatif Penggunaan Komputer Secara Berlebihan
Di zaman sekarang ini kita dituntut untuk peka terhadap teknologi.
Bahkan kita juga harus pandai - pandai untuk menguasainya. Hal ini dapat
dimulai dari penggunaan komputer sebagai pembelajaran teknologi dasar.
Namun, sebelum mempelajarinya kita harus mengenali apa saja
perangkat-perangkatnya dan apa dampak / pengaruh positif maupun
negatifnya.
Dalam posting ini, saya hanya akan membahas dampak
negatifnya saja. Karena, menurut saya hal ini harus sangat diperhatikan
agar kita bisa menggunakan komputer, namun tetap memperhatikan dampak
buruknya bagi diri si Pengguna ( Brainwarenya ).
Kesehatan
& Keselamatan Kerja (K3), adalah suatu aspek yang harus pertama kali
menjadi perhatian dalam melakukan setiap kegiatan apapun, termasuk
ketika bekerja menggunakan komputer. Penelitian telah mengungkapkan
bahwa bekerja dengan komputer dapat menyebabkan gangguan kesehatan
bahkan keselamatan. Oleh karena itu, K3 merupakan aspek yang harus
menjadi perhatian apabila bekerja dengan komputer.
Penelitian
yang sudah dilakukan menyimpulkan bahwa pengguna komputer dapat
menderita nyeri kepala, nyeri otot, dan tulang terutama bahu,
pergelangan tangan, leher, punggung, dan pinggang bagian bawah. Selain
itu, pengguna komputer juga masih dapat terserang penyakit lain seperti
kesemutan, badan bengkak, anggota badan kaku, sakit ginjal, mata merah,
berair, nyeri, dan bahkan gangguan penglihatan.
Posisi tubuh,
posisi peralatan komputer, pencahayaan ruangan, dan kondisi lingkungan
sangat mempengaruhi kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan saat bekerja
dengan komputer.
Kita menyadari bahwa komputer yang digunakan
berhubungan dengan listrik yang bertegangan tinggi. Maka dengan itu
harus berusaha mencegah terjadinya resiko tersengat listrik. Untuk itu
harus mengatur kabel-kabel listrik sedemikian rupa sehingga terhindar
dari sengatan listrik, juga harus memperhatikan kabel-kabel dari
kemungkinan terjadinya arus pendek yang dapat menyebabkan terjadinya
kebakaran dan rusaknya peralatan komputer.
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk terhindar resiko bekerja dengan komputer adalah sebagai berikut :
Aturlah posisi tubuh ketika bekerja menggunakan komputer sehingga merasa aman;
Aturlah posisi perangkat komputer dan ruangan sehingga merasa nyaman;
Makan, minum dan beristirahatlah yang cukup. Jangan menahan-nahan
membuang air kecil karena terlalu asyik bekerja menggunakan komputer;
Sesekali gerakanlah badan untuk mengurangi ketegangan otot dan pikiran. Olah ragalah secara teratur;
Sesekali alihkan pandangan ke luar ruangan untuk relaksasi mata.
Mengatur Posisi Tubuh
Bahwa posisi tubuh saat bekerja dengan komputer sangat berpengaruh
terhadap kesehatan. Dengan mengetahui posisi tubuh yang memenuhi syarat
K3, maka dapat mengatur posisi komputer dan penunjang agar dapat
memberikan rasa nyaman.
Posisi Kepala Leher
Pada
saat bekerja dengan komputer, posisi kepala dan leher harus tegak dengan
wajah menghadap langsung ke layar monitor. Leher tidak boleh membungkuk
atau mengadah, karena hal ini dapat menyebabkan sakit pada leher.
Posisi Punggung
Posisi punggung yang baik saat menggunakan komputer adalah posisi
punggung yang tegak, tidak miring ke kanan / ke kiri, tidak membungkuk
dan tidak bersandar terlalu miring ke belakang. Untuk mendapatkan posisi
duduk yang baik dan nyaman.
Posisi Pundak
Posisi
pundak yang baik adalah posisi pundak yang tidak terlalu terangkat dan
tidak terlalu ke bawah. Bila otot di bahu masih terasa tegang, ini
berarti posisi bahu masih belum benar.
Posisi Lengan dan Siku
Posisi lengan yang baik adalah apabila dapat mengetik dan menggunakan
mouse dengan nyaman. Masing-masing orang mempunyai posisi nyaman
tersendiri. Posisi lengan yang baik adalah bila tangan berada disamping
badan, dan siku membentuk sudut yang lebih besar dari 90 derajat.
Posisi Kaki
Pada saat bekerja dengan komputer, kaki harus dapat diletakkan di
lantai atau sandaran kaki dengan seluruh tapak kaki menyentuh lantai dan
siku yang membentuk sudut tidak kurang dari 90 derajat.
1. Monitor
Monitor pada umumnya menggunakan tabung gambar (CRT) yang dapat
memancarkan intensitas cahaya yang cukup tinggi untuk diterima oleh mata
manusia. Oleh karena itu, bagian dari perangkat ini harus memiliki
layar anti radiasi, agar mata terhindar dari kerusakkan.
Untuk mengurangi keluhan pada mata, ada yang beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Letakkan monitor sedemikian rupa di ruangan sehingga layar monitor tidak memantulkan cahaya dari sumber cahaya lain;
Letakkanlah monitor lebih rendah dari garis horizontal mata, agar tidak terlalu mengadah atau menunduk;
Aturlah monitor agar tidak terlalu terang dan gelap;
Sering-seringlah mengedipkan mata untuk menjaga mata agar tidak kering. Sesekali memandang jauh ke luar ruangan.
2. CPU (Central Processing Unit)
Bagian dari perangkat komputer ini tidak boleh langsung bersentuhan
dengan tangan (basah) karena aliran listrik yang ada di CPU dapat
menyengat manusia.
Tangan yang basah baik oleh air / keringat tidak boleh langsung bersentuhan dengan CPU;
Aliran listrik pada CPU dapat menimbulkan sengatan.
3. Kabel Komputer
Bagian perangakat dari komputer ini harus dihindari dari air, karena
dapat menyebabkan hubungan singkat (korsleting). Hubungan singkat ini
dapat menyebabkan kebakaran.
4. Keyboard
Penelitian
menunjukkan bahwa posisi keyboard merupakan salah satu faktor penyebab
nyeri otot dan persendian. Penyebab nyeri otot dan tulang yang
disebabkan oleh keyboard adalah penggunaan jari-jari tertentu saja dalam
waktu yang lama.
Hindari tumpahnya air pada keyboard yang dapat menyebabkan :
Keyboard hang / rusak;
Keyboard berlumut kekuning-kuningan dan tidak indah;
Hubungan singkat (korsleting).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar